10.2 C
New York
Jumat, September 10, 2021

Terbaru

Burung-burung ‘Elang Api’ dengan Sengaja Bakar Hutan di Australia

Panasnya Suhu udara di Australia yang cukup ekstrem akhir-akhir ini memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru. Selain mengatasi masalah...

Tempat Terindah [Chapter 17: Sigiriya + Epilog]

Lensanya menangkap cahaya berpendar keunguan yang mengelilingi tubuhnya dalam lorong waktu, ketika itu ia dipertemukan kembali oleh puluhan jam dinding yang melayang-layang...

Babun yang Mati di Mulut Singa

Hari ini kita akan melihat singa yang berburu babun. Babun memangsa anak impala dan babun menculik anak singa. Wait Tunggu-tunggu, scene ini...

Tempat Terindah [Chapter 16: Cresent Lake]

Saat ini tidak seorangpun dapat Elvis percayai. Awal pertama ia menganggap sosok yang seolah mengikutinya ke berbagai destinasi waktu sebagai temannya, namun...

Negara-Negara Lebih Besar Dari Yang Kalian Kira

Persepsi kebanyakan orang terhadap luas negara yang sebenarnya di seluruh dunia ternyata salah, dan kebanyakan alasannya adalah karena kita terlalu sering melihat...

Tempat Terindah [Chapter 15: Niagara Falls]

Kematian terburuk adalah kematian dalam teror yang paling menakutkan. Dalam ketidaktahuannya Elvis merasakan perasaan diawasi yang semakin kuat. Sesuatu mencoba untuk mencelakai...

Tempat Terindah [Chapter 9: Bora Bora French Polynesia]

Jumat, September 10, 2021

Beberapa saat yang lalu timah panas menembus tubuhnya hingga dadanya berlubang, rasa panas menjalar sekujur tubuhnya. Masih dapat Elvis rasakan sisa-sisa dari sensasi mengerikan saat tubuhnya ditembus oleh peluru itu, ditambah ia tidak langsung mati melainkan karena pendarahan yang juga merusak paru-parunya. Jika boleh memilih, Elvis lebih suka kematian spontan daripada harus tersiksa lama sebelum ajalnya datang lagi dan lagi.

Elvis bergidik untuk sesaat namun terus berjalan dituntun titik-titik cahaya berterbangan layaknya kunang-kunang.

[Waktu Mundur : 682 tahun, 19 Agustus]

Panas menyengat kulitnya namun sepoi-sepoi angin menyejukan dirinya lagi. Ditemani deburan ombak, juga kicauan burung camar yang terbang di atas sana, destinasi ini adalah pantai di sebuah pulau kecil. Dari kejauhan Elvis dapat melihat puncak gunung dan itu terlihat amat dekat.

Ketika kaki-kaki kurusnya tengah menyusuri pesisir pantai, Elvis dapat melihat beberapa orang tengah melakukan surfing, berjemur, bahkan mengubur temannya di dalam pasir. Elvis dapat mendengar beberapa pembicaraan dan menangkap 1 kata, mereka menyebut tempat ini dengan Bora Bora.

Bora Bora adalah sebuah pulau di gugus Leeward dari Society Island, Polinesia Prancis, sebuah jajahan seberang laut Prancis yang terletak di Samudera Pasifik. Pulau ini terletak sekitar 230 km (140 mi) barat laut dari Papeete. Pulau ini dikelilingi sebuah laguna dan deretan terumbu karang. Di tengah-tengah pulau terdapat bekas sebuah gunung berapi yang memiliki dua puncak, Gunung Pahia dan Gunung Otemanu, dengan titik tertinggi di 727 meter.

Bora Bora merupakan tujuan utama pariwisata internasional, yang terkenal akan resor aqua-centric yang mewah. Pemukiman utama, Vaitape, terletak di bagian barat pulau utama, berlawanan arah dengan jalur utama menuju laguna. Hasil produksi pulau ini kebanyakan terbatas pada apa yang dapat dimanfaatkan dari laut dan pohon kelapa, yang memiliki peran ekonomi bersejarah dalam menghasilkan kopra. Berdasarkan hasil sensus pada tahun 2008, populasi Bora Bora mencapai 8,880 jiwa.

Ya, bisa di bilang Elvis saat ini berada di negara Perancis seperti apa yang ia inginkan sebelumnya sebelum kecelakaan di jembatan itu, meski ini hanya pulau kecilnya saja. Melihat orang-orang berkeliling menaiki sepeda membuat Elvis juga ingin menaikinya. Tapi bagaimana cara dirinya untuk menyewa sementara ia tak membawa apapun, juga tidak semua orang dapat melihat wujudnya, kan? Jangan katakan saat ia nekat mengendarai sepeda, orang-orang di sini akan melihatnya sebagai sepeda yang berjalan sendiri.

Mungkin Tuhan sedang mengasihi dirinya karena kini datanglah seorang pemuda yang mendekatinya dengan senyum sumringah yang entah mengapa Elvis mengenal senyum itu. Orang ini mengingatkan Elvis pada sosok Shen Haitian di beberapa dunia sejak dunia awal pertama kali Elvis melompati waktu.

Mereka berbincang sebentar dan rasa familiar itu kian menguat, Elvis yakin meski tubuh itu tidak persis seperti Shen Haitian, namun dari gerak-gerik, aura, dan nada bicaranya benar-benar seperti orang itu. Hanya saja bedanya orang ini mengenalkan dirinya sebagai Damien meski ia sedikit bereaksi saat dirinya menyebut nama Shen Haitian. Meski mencurigakan, Elvis tidak ambil pusing dengan itu karena ia yakin seperti sebelum-sebelumnya, waktunya tidak akan lama di waktu ini.

Damien mengajaknya untuk bersepeda meski Elvis hanya bisa memboncengnya di belakang, helaian demi helaian surainya tertiup angin dan ini benar-benar terasa sangat nyaman. Lalu setelah matahari semakin terik, mereka beristirahat, berteduh pada sebuah payung besar hingga sore mereka memandangi matahari yang akan terbenam. Elvis diam-diam mencatat rekor waktu terlama ia bertahan hidup dalam pikirannya. Mereka duduk di dekat api unggun dan menatap langit. Lalu datang seorang wanita berambut pirang yang berbicara dengan Damien, sesekali wanita itu melihat kearahnya yang membuat Elvis mengerutkan keningnya. Wanita itu memberi Elvis dan Damien minuman yang berbeda lalu pergi. Tanpa pikir panjang Elvis meminumnya dan mungkin ini adalah saat terakhirnya disini karena setelahnya ia terbaring dengan mata terpejam, samar-samar ia mendengar panggilan Damien yang memanggil namanya sebelum semua menjadi hening.

Next: Chapter 10_ Fanjiang Shan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Posts

Burung-burung ‘Elang Api’ dengan Sengaja Bakar Hutan di Australia

Panasnya Suhu udara di Australia yang cukup ekstrem akhir-akhir ini memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru. Selain mengatasi masalah...

Tempat Terindah [Chapter 17: Sigiriya + Epilog]

Lensanya menangkap cahaya berpendar keunguan yang mengelilingi tubuhnya dalam lorong waktu, ketika itu ia dipertemukan kembali oleh puluhan jam dinding yang melayang-layang...

Babun yang Mati di Mulut Singa

Hari ini kita akan melihat singa yang berburu babun. Babun memangsa anak impala dan babun menculik anak singa. Wait Tunggu-tunggu, scene ini...

Tempat Terindah [Chapter 16: Cresent Lake]

Saat ini tidak seorangpun dapat Elvis percayai. Awal pertama ia menganggap sosok yang seolah mengikutinya ke berbagai destinasi waktu sebagai temannya, namun...

Negara-Negara Lebih Besar Dari Yang Kalian Kira

Persepsi kebanyakan orang terhadap luas negara yang sebenarnya di seluruh dunia ternyata salah, dan kebanyakan alasannya adalah karena kita terlalu sering melihat...

Mengapa Sungai Amazon Menciptakan Monster?

Ini adalah lembah Amazon, disini seperti penjara semua hewan paling berbahaya. Amazon telah menciptakan pembunuh dan monster selama lebih dari 60 Juta...

10 Penemuan Yang Bisa Menyelamatkan Bumi Kita

Saat Bernostalgia ke masa kecil, bagaimana mungkin kamu melupakan momen ketika ibumu selalu menasehatimu mengenai kebersihan rumah dan kamar? hal tersebut sebenarnya...

Penemuan LUAR BIASA Dalam Peradaban Mesir Kuno

Mesir kuno merupakan salah satu negara tersubur di Mediterania, Sebab itu mesir menjadi tempat peradaban pertama manusia.

Segala Hal Yang Dibuat Sang Pencipta Yang Tidak Kamu Ketahui

Ini hanya sebagian kecil tentang apa yang akan menunggumu dalam video ini, Segala hal yang dibuat Sang Pencipta yang mungkin belum pernah...

Bagaimana Para Ilmuwan Menciptakan Hewan?

Dunia sepertinya bisa terus berputar karena keberadaan ilmuwan dan penemuannya. Tanpa adanya mereka, umat manusia akan kehilangan banyak hal. Dan memang, kita...

Bagaimana jika kita dilahirkan di luar angkasa

Semenjak astronot pergi keluar angkasa 60 tahun yang lalu telah lebih dari 500 orang melucur ke atmosfer bumi. Mereka hidup dan bekerja...