10.2 C
New York
Minggu, April 11, 2021

Terbaru

Heha Ocean View Jogja, Spot Menarik untuk Nikmati Laut Selatan Jawa

HeHa Ocean View Jogja merupakan salah satu destinasi wisata baru yang menawarkan berbagai spot wisata paling hits. Destinasi wisata...

Cara Kerja Dropshipper Tanpa Modal Banyak, Begini Tips Paling Mudah!

Cara kerja dropshipper tidak harus membutuhkan modal yang sangat besar, namun hanya dengan kuota internet dan koneksi cepat. Selain itu, juga menggunakan...

Inspirasi Bisnis Rumahan Kekinian Modal Kecil yang Menguntungkan

Inspirasi bisnis rumahan kekinian tidak harus menggunakan modal besar. Anda pun dapat menjalankan beberapa ide bisnis ini dengan modal kecil, dan keuntungan...

Pantai Batu Bekung dengan Keindahan Alam dan Cara Berkunjung

Pantai Batu Bekung terletak di gugusan pantai pesisir, tepatnya di selatan Malang, Jawa Timur. Berbatasan dengan Samudra Hindia dan memiliki ombak yang...

Farm House Lembang Bandung, Destinasi Wisata Rasa Eropa yang Unik

Farm House Lembang Bandung merupakan salah satu destinasi wisata baru dan hadir dengan nuansa ala Eropa yang saat ini banyak wisatawan kunjungi....

Usaha Kuliner untuk Pemula, Begini Strateginya yang Benar dan Sesuai

Usaha kuliner untuk pemula memang sedikit lebih sulit jika belum mengetahui strateginya dengan benar. Sehingga bagi anda yang ingin memulai usaha baru,...

Siapakah Ignaz Semmelweis, Pelopor Cuci Tangan yang Jadi Doodle Hari Ini

Minggu, April 11, 2021

Oyimedia – Jika Anda membuka laman Google.com, pagi hari ini, Jumat (20/3/2020), tampak seorang sosok pria memegang perangkat timer dan ada ilustrasi cuci tangan di huruf “O” kedua pada logo Google. Jika doodle diklik akan tampil animasi cuci tangan dalam beberapa langkah.

Sumber Gambar : Wikipedia

IGNAZ SEMMELWEIS mungkin tidak terkenal, tapi penemuannya sangat bermanfaat bagi banyak keluarga sekarang. Dia lahir di Buda (sekarang Budapest), Hungaria, dan mendapat gelar dokter dari University of Vienna pada 1844. Saat menjadi asisten profesor di First Maternity Clinic of Vienna’s General Hospital pada 1846, Semmelweis menghadapi situasi yang mengerikan, lebih dari 13 persen ibu yang melahirkan mati akibat suatu penyakit yang disebut infeksi setelah melahirkan.

Banyak teori bermunculan tentang apa penyebab penyakit ini, tapi belum ada yang bisa memecahkannya. Semua upaya untuk mengurangi angka kematian terbukti sia-sia. Melihat banyaknya ibu yang menderita dan mati secara perlahan, Semmelweis bertekad untuk mencari penyebab penyakit tersebut dan mencegahnya.

Semmelweis memberlakukan standar kebersihan di fasilitas kesehatan di bawah pengawasannya.—Painting by Robert Thom

Ada dua klinik bersalin yang berbeda di rumah sakit tempat Semmelweis bekerja, dan anehnya, angka kematian ibu jauh lebih tinggi di klinik pertama daripada di klinik kedua. Satu-satunya perbedaan adalah klinik pertama ditangani siswa kedokteran dan klinik kedua ditangani oleh bidan. Jadi, mengapa ada perbedaan besar pada angka kematian? Semmelweis menyelidiki berbagai kemungkinan penyebab penyakit tersebut dan menelitinya satu per satu. Tapi, dia tetap tidak menemukannya.

Pada awal 1847, Semmelweis menemukan petunjuk penting. Jakob Kolletschka, rekan sekaligus sahabatnya, meninggal akibat keracunan darah setelah terluka saat melakukan autopsi (pembedahan mayat). Saat Semmelweis membaca laporan autopsi jenazah Kolletschka, dia mendapati adanya kesamaan dengan kematian para korban infeksi setelah melahirkan. Jadi, Semmelweis beranggapan bahwa zat ”beracun” dari jenazah kemungkinan menulari pasien yang sedang hamil, dan menyebabkan  infeksi setelah melahirkan. Para dokter dan siswa kedokteran, yang rutin melakukan autopsi sebelum ke ruang bersalin, tanpa sengaja telah menularkan penyakit kepada ibu hamil selama pemeriksaan atau persalinan! Kematian di klinik kedua lebih rendah karena para siswi kebidanan tidak melakukan autopsi.

Semmelweis segera memberlakukan aturan ketat soal mencuci tangan, termasuk membersihkan tangan dalam campuran cairan kaporit sebelum memeriksa ibu hamil. Hasilnya luar biasa: angka kematian turun drastis dari 18,27 persen pada bulan April ke angka 0,19 persen pada akhir tahun itu.

”Penemuan saya ini tujuannya untuk menghilangkan hal mengerikan yang terjadi di rumah sakit bersalin, untuk mempertahankan kehidupan istri demi suaminya dan ibu demi anaknya.”—Ignaz Semmelweis

Keberhasilan Semmelweis tidak disambut baik. Penemuannya mengenai infeksi setelah melahirkan bertentangan dengan teori yang dipercayai atasannya. Dia juga kesal atas sikap Semmelweis yang teguh pada pendiriannya. Semmelweis akhirnya kehilangan pekerjaannya di Wina dan kembali ke Hungaria. Lalu, dia mengepalai departemen kebidanan di St. Rochus Hospital di Pest. Di sana, penemuannya berhasil mengurangi angka kematian akibat infeksi setelah melahirkan sampai kurang dari 1 persen.

Pada 1861, Semmelweis menerbitkan hasil kerjanya dalam buku The Cause, Concept, and Prophylaxis of Childbed Fever. Sayangnya, penemuannya yang penting itu tidak diakui sampai beberapa tahun kemudian. Selama jangka waktu tersebut, tidak terhitung banyaknya kematian yang sebenarnya bisa dicegah.

Semmelweis akhirnya diakui sebagai salah satu bapak dari ilmu antiseptik modern. Hasil karyanya membuktikan bahwa sesuatu yang hanya bisa dilihat oleh mikroskop dapat menyebabkan penyakit. Dia adalah salah satu penemu teori yang menyatakan bahwa kuman dapat menyebabkan penyakit. Ini adalah ”salah satu penemuan terpenting dalam ilmu dan praktek kedokteran”. Yang menarik, lebih dari 3.000 tahun sebelumnya, Hukum Musa, yang belakangan dicatat dalam Kitab Suci, sudah menyediakan petunjuk yang jelas dalam menangani jenazah.

SEKILAS FAKTA

  • Di Eropa, pada abad ke-19, banyak ibu meninggal karena infeksi setelah melahirkan. Ini adalah bencana karena angka kematiannya mencapai 30 persen.
  • Mikroba sudah bisa diteliti melalui mikroskop pada awal tahun 1674, tapi bahayanya belum sepenuhnya dimengerti. Sudah umum bagi para dokter untuk membantu persalinan setelah melakukan autopsi tanpa terlebih dahulu membersihkan tangan mereka.
  • Semmelweis memberlakukan aturan mencuci tangan dalam praktek kedokteran, yang menyelamatkan tidak terhitung banyaknya kehidupan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Posts

Heha Ocean View Jogja, Spot Menarik untuk Nikmati Laut Selatan Jawa

HeHa Ocean View Jogja merupakan salah satu destinasi wisata baru yang menawarkan berbagai spot wisata paling hits. Destinasi wisata...

Cara Kerja Dropshipper Tanpa Modal Banyak, Begini Tips Paling Mudah!

Cara kerja dropshipper tidak harus membutuhkan modal yang sangat besar, namun hanya dengan kuota internet dan koneksi cepat. Selain itu, juga menggunakan...

Inspirasi Bisnis Rumahan Kekinian Modal Kecil yang Menguntungkan

Inspirasi bisnis rumahan kekinian tidak harus menggunakan modal besar. Anda pun dapat menjalankan beberapa ide bisnis ini dengan modal kecil, dan keuntungan...

Pantai Batu Bekung dengan Keindahan Alam dan Cara Berkunjung

Pantai Batu Bekung terletak di gugusan pantai pesisir, tepatnya di selatan Malang, Jawa Timur. Berbatasan dengan Samudra Hindia dan memiliki ombak yang...

Segala Hal Yang Dibuat Sang Pencipta Yang Tidak Kamu Ketahui

Ini hanya sebagian kecil tentang apa yang akan menunggumu dalam video ini, Segala hal yang dibuat Sang Pencipta yang mungkin belum pernah...

Bagaimana Para Ilmuwan Menciptakan Hewan?

Dunia sepertinya bisa terus berputar karena keberadaan ilmuwan dan penemuannya. Tanpa adanya mereka, umat manusia akan kehilangan banyak hal. Dan memang, kita...

Bagaimana jika kita dilahirkan di luar angkasa

Semenjak astronot pergi keluar angkasa 60 tahun yang lalu telah lebih dari 500 orang melucur ke atmosfer bumi. Mereka hidup dan bekerja...

Kapal Terbesar di Dunia

Kalau ditanya kapal apa yang paling besar di dunia, pasti jawabannya nggak akan jauh dari Titanic kan?. Enggak salah sih … Kapal...

10 Tempat Menakjubkan yang Ditinggalkan Manusia

Pernahkah Terpikirkan, apa jadinya kalau tempat yang dulunya ramai, pernah menjadi saksi sejarah atau bahkan peradaban manusia tetapi kini telah ditinggalkan?.

Teknologi Perbaikan Jalan yang Tak Terbayangkan Sebelumnya

Halo semuanya! Masalah jalan berlubang menjadi problem tersendiri bagi Sebagian besar negara berkembang, keberadaan lubang di tengah jalan tentu...

12 Bongkahan Emas Terbesar dan Termahal yang Pernah Ditemukan

Halo semuanya! Emas adalah logam mulia yang pasti semua orang tahu, kan? Apakah kamu ingin...