Beranda News Penemuan LUAR BIASA Dalam Peradaban Mesir Kuno

Penemuan LUAR BIASA Dalam Peradaban Mesir Kuno

Mesir kuno merupakan salah satu negara tersubur di Mediterania, Sebab itu mesir menjadi tempat peradaban pertama manusia.

Dengan rasa kagum dan penasaran yang mendalam akan peradaban mesir kuno ini. Baik itu melalui cerita, bangunan arsitekturnya.

Mulai dari teka-teki hingga menyimpan misteri Inilah Penemuan Luar Biasa Dalam Peradaban Mesir Kuno.

Patung Sekhmet

Arkeolog Mesir-Eropa telah menemukan 27 patung terberat dari dewi Sekhmet berkepala singa betina di sepanjang sungai Nil dari kota Luxor, Mesir Selatan.

Kumpulan 27 patung dari dewi Sekhmet telah ditemukan saat penggalian di kuil pemakaman Raja Amenhotep III di area Kom El-Hettan di tepi barat Luxor.

Penemuan tersebut dilakukan oleh sebuah misi arkeolog Mesir-Eropa yang dipimpin oleh arkeolog Hourig Sourouzian sebagai bagian dari Proyek Konservasi Kuil Raja Amenhotep III.

Misi penggalian tersebut mulai berlangsung pada tahun 1998, ada sekitar 287 patung Sekhmet telah digali sejak saat itu.

Penemuan tersebut mencakup banyak patung, hanya saja ada patung tanpa kaki dan tangan yang terkubur begitu saja di dalam tanah, di antaranya berada dalam kondisi yang baik namun Patung lainnya ditemukan pada tingkat yang lebih dalam di tanah berada dalam kondisi buruk karena air bawah tanah merusak permukaan.

Beberapa patung menggambarkan Sekhmet duduk di atas takhta, memegang simbol kehidupan di tangan kirinya, sementara yang lain menunjukkannya berdiri dan memegang tongkat papirus di depan dadanya, patung granit hitam tersebut memiliki ketinggian maksimal sekitar dua meter.

Patung Sekhmet saat ini disimpan di Galeri Mesir Kuno di Royal Ontario Museum.

Ruangan Rahasia Khufu

Para peneliti menemukan adanya dua dua ruangan rahasia di dalam piramida berumur 4.500 tahun di Giza, Mesir.

Great Pyramid atau dikenal dengan sebutan lain Piramida Khufu ini merupakan satu dari tujuh keajaiban dunia.

Kedua ruangan misterius tersebut terkuak setelah para peneliti melakukan pemindaian makam kuno menggunakan peralatan radiografi revolusioner.

Piramida yang dibangun di masa pemerintahan Raja Khufu ini tadinya memiliki tiga ruangan sebagai makam para raja atau pharaoh.

Serapeum of Saqqara

Kuil yang terletak di sebelah barat utara dari Piramida Djoser di Saqqara merupakan sebuah pekuburan dekat Memphis di Mesir Hilir.

Penguburan paling kuno yang ditemukan di situs ini berasal dari masa pemerintahan Amenhotep III (3) , firaun kesembilan dari Dinasti Kedelapan belas selama 1350 SM.

Ruang galeri ini berisi granit dan sarkofagus diorit yang masing-masing beratnya mencapai 70 ton, meskipun semuanya ditemukan kosong.

Kuil itu ditemukan oleh arkeolog Prancis Auguste Mariette pada 1850 yang pergi ke Mesir untuk mengumpulkan manuskrip berbahasa Koptik, tetapi kemudian tertarik pada sisa-sisa nekropolis Saqqara.

Ia harus menggunakan banyak bahan peledak untuk membangun jalan menuju situs.

Aspek dari temuan Saqqara adalah bahwa untuk periode antara masa pemerintahan Ramses XI (11) dan dua puluh tiga tahun pemerintahan Osorkon II (2) – sekitar 250 tahun – hanya sembilan penguburan yang telah ditemukan, termasuk tiga sarkofagus yang dilaporkan telah diidentifikasi Mariette di sebuah ruangan yang terlalu berbahaya untuk digali.

Namun para peneliti belum berhasil mengungkap rahasia dari 24 peti yang ditemukan di situs pemakaman Serapeum Saqqara, Mesir.

  • Energi elektromagnetik

Para ilmuwan dari Rusia menemukan bahwa Piramida Agung Giza dapat memusatkan energi elektromagnetik melalui ruang tersembunyi di dalamnya. Piramida Agung Giza adalah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza, Mesir.

Piramida Agung Giza merupakan bangunan kuno yang masih utuh dan merupakan satu dari tujuh keajaiban dunia. Meski keberadaanya sudah lama ditemukan, namun Piramida Agung Giza masih banyak menyimpan misteri.

Tidak sekadar mempelajari tentang arsitekturnya saja, para ilmuwan juga menggali ‘keajaiban’ di dalam piramida ini.

Saat ini, tim peneliti menemukan bahwa piramid ini dapat memusatkan energi elektromagnetik seperti gelombang radio dari dalam ruang internalnya, serta ruang di bagian dasar.

Dengan adanya temuan ini, para ilmuwan ingin membangun molekul nano kecil berbentuk piramida besar yang memiliki kekuatan yang sama untuk memfokuskan gelombang.

Partikel-partikel ini dapat digunakan sebagai sel surya atau bahkan sensor, bukan sebagai pembangkit listrik. Meski demikian, para ahli teori konspirasi telah mengklaim bahwa hal itu mungkin terjadi.

Artikel ini telah tayang di oyimedia.com

Untuk selengkapnya tonton video di bawah ini ya gaes!!

RELATED ARTICLES

BAGAIMANA KONDISI ITALIA DILIHAT DARI LETAK GEOGRAFISNYA

Kamu pasti sudah gak asing mendengar pepatah “banyak jalan menuju Roma” tapi apakah kamu tahu jika pepatah itu berasal dari Italia yang...

BAGAIMANA KONDISI RUSIA DAN LETAK GEOGRAFISNYA

Rusia adalah negara yang sangat luas Membentang 17,13 juta km² yang melintasi 11 zona waktu yang berbeda, perbatasannya berada mulai dari Norwegia...

Menengok Fakta dan Sejarah Orang Eskimo di Kutub Utara

Eskimo menjadi sebuah kelompok masyarakat dengan masing-masing anggota yang berkerabat dekat. Orang Eskimo juga merupakan elemen utama dalam populasi asli penduduk di...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

BAGAIMANA KONDISI ITALIA DILIHAT DARI LETAK GEOGRAFISNYA

Kamu pasti sudah gak asing mendengar pepatah “banyak jalan menuju Roma” tapi apakah kamu tahu jika pepatah itu berasal dari Italia yang...

BAGAIMANA KONDISI RUSIA DAN LETAK GEOGRAFISNYA

Rusia adalah negara yang sangat luas Membentang 17,13 juta km² yang melintasi 11 zona waktu yang berbeda, perbatasannya berada mulai dari Norwegia...

Menengok Fakta dan Sejarah Orang Eskimo di Kutub Utara

Eskimo menjadi sebuah kelompok masyarakat dengan masing-masing anggota yang berkerabat dekat. Orang Eskimo juga merupakan elemen utama dalam populasi asli penduduk di...

Burung-burung ‘Elang Api’ dengan Sengaja Bakar Hutan di Australia

Panasnya Suhu udara di Australia yang cukup ekstrem akhir-akhir ini memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru. Selain mengatasi masalah...