10.2 C
New York
Rabu, Oktober 20, 2021

Terbaru

Burung-burung ‘Elang Api’ dengan Sengaja Bakar Hutan di Australia

Panasnya Suhu udara di Australia yang cukup ekstrem akhir-akhir ini memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru. Selain mengatasi masalah...

Tempat Terindah [Chapter 17: Sigiriya + Epilog]

Lensanya menangkap cahaya berpendar keunguan yang mengelilingi tubuhnya dalam lorong waktu, ketika itu ia dipertemukan kembali oleh puluhan jam dinding yang melayang-layang...

Babun yang Mati di Mulut Singa

Hari ini kita akan melihat singa yang berburu babun. Babun memangsa anak impala dan babun menculik anak singa. Wait Tunggu-tunggu, scene ini...

Tempat Terindah [Chapter 16: Cresent Lake]

Saat ini tidak seorangpun dapat Elvis percayai. Awal pertama ia menganggap sosok yang seolah mengikutinya ke berbagai destinasi waktu sebagai temannya, namun...

Negara-Negara Lebih Besar Dari Yang Kalian Kira

Persepsi kebanyakan orang terhadap luas negara yang sebenarnya di seluruh dunia ternyata salah, dan kebanyakan alasannya adalah karena kita terlalu sering melihat...

Tempat Terindah [Chapter 15: Niagara Falls]

Kematian terburuk adalah kematian dalam teror yang paling menakutkan. Dalam ketidaktahuannya Elvis merasakan perasaan diawasi yang semakin kuat. Sesuatu mencoba untuk mencelakai...

Apa itu Saham? Dijelaskan Secara Detail Dan Mudah Dipahami

Rabu, Oktober 20, 2021

Saham adalah sebuah bukti kepemilikian nilai sebuah perusahaan. Dengan menerbitkan saham, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk ‘menjual’ kepentingan dalam bisnis – saham – dengan imbalan uang tunai.

Bayangkan seseorang yang memiliki warung nasi goreng. Dia sudah menjalankan usahanya tersebut selama setahun dan untung rugi telah dia alami. Sekarang, memasuki tahun kedua, dia ingin memperbesar usahanya dari hanya sebuah warung menjadi sebuah restoran. Untuk membuka restoran tersebut dirinya membutuhkan modal sebesar Rp100.000.000.

Demi mendapatkan modal sebesar Rp100.000.000 dia menjual kepemilikan usahanya kepada dua orang temannya. Restoran tersebut pun diwujudkan dengan tiga orang sebagai pemiliknya. Sang pedagang nasi goreng memiliki 40% karena menyetor Rp40.000.000, teman A memiliki 30% karena menyetor Rp30.000.000 dan teman B juga memiliki 30%. Sang pedagang, teman A dan teman B memiliki restoran tersebut dan bukti mereka memilikinya disebut sebagai saham.

Dan setiap pemegang saham mendapatkan pembagian keuntungan bila perusahaan tersebut itu untung dan mendapatkan kerugian saat perusahaan tersebut tidak menghasilkan keuntungan.

Jika awalnya pedagang nasi goreng tadi harus menanggung semua untung dan rugi Restorannya sekarang berbeda.

Sekarang semua pemegang saham akan bersama-sama menanggung untung dan ruginya.

Berangkat dari sini, kita semua bisa tahu saham berarti bukti kepemilikan seseorang terhadap suatu usaha.

Tindakan menjual saham demi meraih modal yang dilakukan sang pedagang nasi goreng pun dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Namun kata yang digunakan berbeda. Apa yang dilakukan oleh pedagang nasi goreng tidak dapat disetarakan dengan apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar. Perseroan Terbatas atau PT. menjual sahamnya kepada publik dengan mekanisme Initial Public Offering atau IPO.

Dengan dilakukannya IPO PT tidak lagi disebut sebagai perusahaan tetapi disebut sebagai emiten, karena kepemilikkan PT tersebut bisa dipegang oleh siapa saja yang berpartisipasi.

Selain disebut sebagai emiten, PT tersebut mendapatkan tambahan “Tbk” di belakang namanya. Contohnya PT Lippo Karawaci Tbk, PT Bank Central Asia Tbk. Dan harga-harga saham tersebut beragam. Seperti PT Elnusa Tbk yang per lembar sahamnya seharga Rp332 dan contoh lainnya PT Unilever Indonesia Tbk yang per lembar sahamnya seharga Rp44.000.

Di sini bila Anda ingin berpartisipasi dalam pasar modal, yang artinya memiliki saham-saham pada emiten-emiten tersebut, Anda harus memiliki rekening sekuritas melalui perusahaan sekuritas.

Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang memiliki lisensi untuk menjadi perantara investor dengan emiten.

Perusahaan yang merupakan sekuritas memiliki kata “Sekuritas” di namanya. Beberapa perusahaan sekuritas di Indonesia adalah PT BNI Sekuritas, PT Phillip Sekuritas Indonesia, dan PT Panin Sekuritas. Syarat untuk membuka rekening sekuritas adalah kartu identitas (KTP/Passport), buku tabungan dan NPWP. Namun bila tidak memiliki NPWP pun tidak masalah — tentunya bila Anda mahasiswa.

Mungkin Anda bertanya-tanya, sekuritas apa yang terbaik? Jawabannya semua sekuritas di Indonesia itu kompetitif. Kualitas layanannya satu dengan yang benar-benar sudah cukup. Jadi, tidak menjadi masalah sekuritas apa yang kalian gunakan. Mengenai modal pun tidak perlu sebesar yang kalian kira. Dengan Rp100.000 pun Anda bisa membuka rekening di sekuritas, yakni PT Indopremier Sekuritas atau IPOT.

Yang perlu diingat adalah saham apa yang ingin kalian beli. Setiap kali membeli saham diwajibkan untuk membeli 1 lot yang berarti 100 lembar saham. Katakan Anda hendak membeli saham Unilever Indonesia di mana satu lembar sahamnya Rp44.000 maka dibutuhkan uang Rp4.400.000 ditambah pajak. Pajak yang dikenakan sangat kecil, yakni 0,1% yang berarti bila dari total transaksi Rp10.000.000 hanya dikenakan pajak Rp10.000 atau 0,1%-nya.

Pada saat Anda telah memiliki rekening di sekuritas Anda bisa melakukan transaksi secara online melalui aplikasi di smartphone Anda.

Sekarang kita lihat apa saja keuntungan membeli saham. Terdapat 2 keuntungan, yakni capital gain dan dividen.

Katakan Anda membeli saham Bank Rakyat Indonesia yang berkode BBRI. Saat Anda membeli BBRI seharga Rp3.000 per lembar atau Rp300.000 per lot dan Anda menjualnya di harga Rp3.300 per lembar atau Rp330.000 maka Anda sudah meraup keuntungan sebesar 10% dari kenaikkan Rp3.000 ke Rp3.300. Dari sini, bila modal Anda Rp10.000.000 maka Anda mendapatkan Rp1.000.000 sebagai keuntungan dan menjadikannya Rp11.000.000. Ini disebut capital gain.

Bentuk lain keuntungannya adalah pembagian keuntungan perusahaan atau dividen. Ambil contoh BRI yang mengantongi keuntungan Rp29,04 triliun sepanjang tahun 2017. Dari keuntungan tersebut BRI membagikan Rp13,04 triliun kepada pemegang sahamnya di 2018. Ini berarti bila Anda memegang saham BRI maka Anda akan mendapatkan cash Rp106 per lembar saham.

Selain capital gain dan dividen ada lagi satu keuntungan bila Anda membeli saham, yakni perkembangan diri. Pada saat Anda memiliki saham, katakan BRI, Unilever, dan seterusnya pelan-pelan pola pikir Anda akan semakin luas.

Anda pun akan mendapatkan undangan untuk mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS dan dari RUPS tersebut Anda bisa menemui banyak orang. Mempelajari apa saja yang dilakukan oleh direktur-direktur emiten-emiten besar tersebut.

Terlebih lagi, Anda akan terdorong untuk aktif di berbagai komunitas saham di Indonesia. Sekarang mari kita masuk ke risiko memiliki saham.

Kerugian memiliki saham, pertama, adalah jika emiten tersebut bangkrut. Bila emiten bangkrut maka seluruh aset emiten tersebut akan dijual dan pendapatan dari penjualan aset akan digunakan untuk membayar utang, kewajiban, hingga yang paling terakhir, para pemegang saham.

Kerugian kedua adalah capital loss. Katakan Anda membeli saham di harga Rp3.000 per lembar dan harganya turun ke Rp2.700. Ini berarti Anda akan menerima kerugian dari penurunan harga.

Di sini bisa Anda nilai sendiri bahwa saham sama seperti usaha lainnya memiliki risiko untung dan rugi.

Dan mungkin ini yang menyebabkan saham itu haram, karena disamakan dengan judi. Tetapi saham bukanlah judi dan sangat jauh dari definisi judi.

Judi adalah saat Anda melakukan taruhan demi mendapatkan keuntungan. Bertransaksi saham atau menjadi seorang investor memang memiliki dasar yang serupa, yakni untuk mendapatkan keuntungan. Tetapi elemen pentingnya adalah setiap transaksi saham dilakukan dengan konsiderasi dan penilaian yang jelas.

Bila Anda seorang investor penilaian saham Anda akan berdasarkan kekuatan fundamental perusahaan. Misalnya Anda membeli saham BRI. Saat Anda hendak membelinya terdapat penilaian seperti earning per sharebook valueprice to earning ratiodebt to equity ratio hingga ke hal-hal yang manajerial seperti portofolio dan kompetensi para jajaran direksinya.

Bila Anda seseorang yang bertransaksi saham secara cepat atau trader maka penilaiannya adalah analisa teknikal seperti moving averagetrend saat ini apakah naik atau turun, psikologis pasar dan seterusnya. Baik investor atau trader keduanya mengambil keputusan dengan dasar yang amat sangat logis.

Terlebih lagi di Indonesia terdapat saham-saham yang dinilai syariah. Saham-saham syariah didata dan dikumpulkan dalam beberapa indeks seperti Jakarta Islamic Index dan Indeks Saham Syariah Indonesia.

Dari sini kami menjelaskan bahwa saham, sama seperti usaha dan seperti investasi lainnya, merupakan sarana investasi yang dapat memberikan keuntungan dan tetap memiliki potensi rugi.

Penulis : Muhammad A. Karuniyado

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Posts

Burung-burung ‘Elang Api’ dengan Sengaja Bakar Hutan di Australia

Panasnya Suhu udara di Australia yang cukup ekstrem akhir-akhir ini memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru. Selain mengatasi masalah...

Tempat Terindah [Chapter 17: Sigiriya + Epilog]

Lensanya menangkap cahaya berpendar keunguan yang mengelilingi tubuhnya dalam lorong waktu, ketika itu ia dipertemukan kembali oleh puluhan jam dinding yang melayang-layang...

Babun yang Mati di Mulut Singa

Hari ini kita akan melihat singa yang berburu babun. Babun memangsa anak impala dan babun menculik anak singa. Wait Tunggu-tunggu, scene ini...

Tempat Terindah [Chapter 16: Cresent Lake]

Saat ini tidak seorangpun dapat Elvis percayai. Awal pertama ia menganggap sosok yang seolah mengikutinya ke berbagai destinasi waktu sebagai temannya, namun...

Negara-Negara Lebih Besar Dari Yang Kalian Kira

Persepsi kebanyakan orang terhadap luas negara yang sebenarnya di seluruh dunia ternyata salah, dan kebanyakan alasannya adalah karena kita terlalu sering melihat...

Mengapa Sungai Amazon Menciptakan Monster?

Ini adalah lembah Amazon, disini seperti penjara semua hewan paling berbahaya. Amazon telah menciptakan pembunuh dan monster selama lebih dari 60 Juta...

10 Penemuan Yang Bisa Menyelamatkan Bumi Kita

Saat Bernostalgia ke masa kecil, bagaimana mungkin kamu melupakan momen ketika ibumu selalu menasehatimu mengenai kebersihan rumah dan kamar? hal tersebut sebenarnya...

Penemuan LUAR BIASA Dalam Peradaban Mesir Kuno

Mesir kuno merupakan salah satu negara tersubur di Mediterania, Sebab itu mesir menjadi tempat peradaban pertama manusia.

Segala Hal Yang Dibuat Sang Pencipta Yang Tidak Kamu Ketahui

Ini hanya sebagian kecil tentang apa yang akan menunggumu dalam video ini, Segala hal yang dibuat Sang Pencipta yang mungkin belum pernah...

Bagaimana Para Ilmuwan Menciptakan Hewan?

Dunia sepertinya bisa terus berputar karena keberadaan ilmuwan dan penemuannya. Tanpa adanya mereka, umat manusia akan kehilangan banyak hal. Dan memang, kita...

Bagaimana jika kita dilahirkan di luar angkasa

Semenjak astronot pergi keluar angkasa 60 tahun yang lalu telah lebih dari 500 orang melucur ke atmosfer bumi. Mereka hidup dan bekerja...