10.2 C
New York
Rabu, September 8, 2021

Terbaru

Burung-burung ‘Elang Api’ dengan Sengaja Bakar Hutan di Australia

Panasnya Suhu udara di Australia yang cukup ekstrem akhir-akhir ini memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru. Selain mengatasi masalah...

Tempat Terindah [Chapter 17: Sigiriya + Epilog]

Lensanya menangkap cahaya berpendar keunguan yang mengelilingi tubuhnya dalam lorong waktu, ketika itu ia dipertemukan kembali oleh puluhan jam dinding yang melayang-layang...

Babun yang Mati di Mulut Singa

Hari ini kita akan melihat singa yang berburu babun. Babun memangsa anak impala dan babun menculik anak singa. Wait Tunggu-tunggu, scene ini...

Tempat Terindah [Chapter 16: Cresent Lake]

Saat ini tidak seorangpun dapat Elvis percayai. Awal pertama ia menganggap sosok yang seolah mengikutinya ke berbagai destinasi waktu sebagai temannya, namun...

Negara-Negara Lebih Besar Dari Yang Kalian Kira

Persepsi kebanyakan orang terhadap luas negara yang sebenarnya di seluruh dunia ternyata salah, dan kebanyakan alasannya adalah karena kita terlalu sering melihat...

Tempat Terindah [Chapter 15: Niagara Falls]

Kematian terburuk adalah kematian dalam teror yang paling menakutkan. Dalam ketidaktahuannya Elvis merasakan perasaan diawasi yang semakin kuat. Sesuatu mencoba untuk mencelakai...

15 Hewan Paling Berbahaya dan Mematikan di Asia

Rabu, September 8, 2021

Sebagai benua terbesar di dunia, benua Asia memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, baik flora maupun fauna. Tapi kali ini, kita tidak akan membahas hewan-hewan lucu, seperti kucing atau anjing peliharaanmu. Hewan-hewan yang akan kita bahas kali ini adalah 15 hewan paling berbahaya dan mematikan di Asia. Serem kan? Nah berikut daftarnya.

1. Kelelawar Hammerhead

Namanya mungkin terasa asing untukmu, karena memang kelewar ini sedikit berbeda dari kelelawar yang mudah ditemukan. Meski aslinya dari Afrika, kelelawar ini juga bisa ditemui di Asia. Sayapnya bisa membentang selebar tiga kaki, dan itu menjadikannya salah satu kelelawar terbesar. Bentuk kepalanya seperti kepala rusa dengan ukuran kepala kelelawar jantan jauh lebih besar dibandingkan betina.

Dari luar, kelelawar ini mungkin terlihat nggak bahaya karena mereka bukan hewan karnivora. Tapi kamu nggak pernah tahu penyakit apa yang bersembunyi di tubuhnya sehingga dianggap sangat berbahaya untuk manusia.

Ada penelitian yang menunjukkan kalau hewan ini bisa membawa virus, seperti ebola dan marburg dengan tanpa gejala apapun. Ebola ini virus yang sangat mengerikan lho, tingkat kematiannya hampir 50%. Dan jangan lupa kalau virus Covid-19 juga berawal dari kelelawar.

2. Komodo

Kalau kamu mau ketemu komodo, kamu bisa datang ke satu-satunya habitat mereka yang cuma ada di Indonesia. Tepatnya, ada di Pulau Komodo, Flores, NTB. Dari fisiknya sih, komodo bisa disebut kadal raksasa dengan ukuran bisa sampai 10 kaki. Porsi makan komodo juga besar, mereka bisa mengonsumsi hingga 80% dari berat badan mereka.

Makanan kesukaan komodo, seperti babi, kerbau, rusa, ikan, hingga ular. Uniknya, komodo nggak menyukai daging segar, tapi bangkai. Jadi saat dapat mangsa, komodo akan membiarkan daging itu membusuk baru dimakan. Hmm rasanya jadi gimana ya?

FYI, komodo nggak cuma makan daging mangsanya, tapi juga gigi dan kuku mangsanya. Itu semua nggak lepas dari peran pencernaan yang kuat banget sih. Tapi biasanya, beberapa waktu sekali komodo akan muntah rambut yang jangan ditanya gimana baunya. Kalau kamu ketemu hewan ini, hati-hati banget ya, karena bagian mulut komodo penuh dengan bakteri yang bahaya sekali untuk manusia.

3. Kalajengking Ekor Gemuk

Kalajengking Ekor Gemuk. (Source: bertaniorganik)

Ukuran kalajengking ini bisa mencapai 3,5 inci dan bisa kamu temukan di Pakistan dan beberapa bagian benua Afrika. Hewan dengan nama latin Androgenous krasikoda ini terbilang yang paling berbahaya untuk manusia. Dengan ukuran ekor yang lebih besar dibanding kalajengking umumnya, mereka bisa melepas neurotoksin yang sangat kuat ke tubuh korban. Racun neurotoksin itu sasarannya adalah otak, ngeri banget kan.

Sama dengan hewan buas lainnya, kalajengking ini biasanya baru nyerang kalau dalam bahaya. Sebetulnya antivenom dari racun kalajengking udah ada, tapi korbannya masih terus ada. Meski begitu, masih banyak yang berminat memelihara kalajengking ekor gemuk.

4. Badak India

Saat ini hanya ada dari lima spesies badak yang tersisa di bumi, dengan tiga spesies hidup di Asia Selatan dan lainnya di Afrika. Badak india ini memiliki kekerabatan yang dekat dengan badak jawa. Walaupun beda spesies, seenggaknya mereka masih satu genus. Tapi kedua badak itu berhubungan jauh dengan tiga spesies badak yang lain.

Badan badak India besar banget lho, bahkan menjadi spesies mamalia terbesar kedua di Asia, setelah gajah Asia. Panjang tubuhnya bisa lebih dari 12 kaki dengan berat rata-rata hampir 5.000 pon. Badak jantan bahkan bisa mencapai berat sampai 8.800 pon, udah setara dengan berat truk. Badak memang suka hidup damai, tapi jangan sampai kamu mengganggunya ya. Kamu nggak akan kuat melawan hewan sebesar itu.

Badak india rajin mandi dan jago berenang. Walaupun badannya besar, mereka bisa berlari dengan kecepatan hingga 35 mil per jam, kamu mungkin belum bisa secepat itu. Pemangsa badak ini di alam liar juga nggak banyak, salah satunya harimau. Sekarang jumlahnya tinggal sedikit, tinggal 2000-an ekor.

5. Hiu Putih

Hewan berbahaya berikutnya yang sebaiknya kamu hindari adalah hiu putih. Hiu putih memiliki rahang sangat kuat yang bisa dengan mudah mengoyak mangsanya. Seramnya lagi, hiu jenis ini tercatat yang paling sering menyerang manusia tanpa alasan. Biasanya sih motif utama hiu menyerang manusia adala untuk ‘mencicipi’. “Ini makanan enak bukan ya?” Mungkin begitu yang hiu pikirkan. Kabar buruknya, satu percobaan gigitan aja udah bisa membuat tubuh anak kecil terluka sangat parah.

6. Gajah Asia

Dalam urusan besarnya ukuran tubuh, gajah Asia ini menjadi juaranya di benua Asia. Nggak hanya berbadan besar, otak gajah Asia dianggap sebagai salah satu yang paling kompleks dibanding hewan lainnya di bumi. Nggak  heran hewan ini termasuk hewan paling cerdas.

Sedihnya, hewan ini udah terancam punah sejak 1986, dan pada tiga generasi terakhir populasinya menurun hingga 50%. Fakta menyedihkan itu ditambah lagi dengan gajah-gajah yang sangat tidak bahagia sehingga angka kematiannya tinggi dan angka kelahirannya rendah.

Kalau kamu coba-coba bertarung melawan gajah ini, dia bisa saja melempar dan menghancurkanmu dalam satu gerakan saja. Manusia seringkali menganggap gajah sebagai pengganggu, padahal itu juga karena ulah manusia yang menghancurkan habitat asli gajah ini.

7. Buaya India

Kengerian hewan ini nggak perlu diragukan lagi ya. Buaya ini berukuran sedang dengan panjang sekitar 16 kaki dan mudah ditemui di India. Cukup banyak kasus serangan terhadap manusia yang disebabkan oleh buaya ini. Caranya saat bersiap menyerang begitu halus, sehingga nggak disadari. Tiba-tiba dia udah ada di tepi dengan memamerkan rahangnya yang sangat besar. Bukan hanya manusia, buaya ini juga berani menyerang harimau bengal dan singa. Gede juga ya nyalinya.

8. Lebah Raksasa Asia

Sesuai namanya, ukuran lebah ini memang terbilang besar, dengan ukuran sampai 2 inci dan lebar sayapnya 3 inci. Tampilannya semakin seram dengan ukuran penyengat sekitar 0,25 inci. Di situlah tersimpan racun yang kuat, yang bahkan bisa membunuh serangga yang lebih besar, seperti belalang sembah.

Strategi menyerang yang biasanya digunakan adalah dengan mengirim 2-3 lebah pengintai untuk melihat-lihat, kemudian melepaskan feromon untuk berkomunikasi dengan lebah yang lain, baru melakukan penyerangan.

Di Jepang, biasanya terjadi sekitar 12-13 kasus kematian dalam setahun karena sengatan lebah ini. Kematian itu biasanya disebabkan reaksi alergi cukup parah yang terjadi. Meski demikian, banyak orang Jepang yang menggemari lebah ini sebagai makanan. Kamu berminat mencicipinya?

9. Beruang Sloth

Secara ukuran, beruang ini nggak terlalu besar, tapi tetap berbahaya lho untuk manusia. Tempat tinggalnya berada di India, Nepal, Sri Lanka, dan Bangladesh. Biasanya tinggi beruang ini sekitar enam kaki dengan bulu panjang yang kasar untuk perlindungan dari serangga. Selain itu, beruang ini dibekali dengan badan yang kuat, cakar, dan taring yang sangat tajam.

Beruang ini mencari makan saat malam hari dan perilakunya dikenal agresif serta cerdas. Kecerdasan itu terlihat, misalnya saat hujan badai akan datang, ia menggali lubang rayap di tanah, kemudian menunggu hujan membesar supaya bisa membersihkan serangga di tanah itu. Lubang itu kemudian dijadikan sebagai tempat makannya. Pintar juga ya.

Karena habitatnya banyak rusak karena manusia, beruang ini jadi lebih dekat dengan manusia dan sering menyebabkan serangan. Sekitar abad ke-13, beruang mulai dimanfaatkan sebagai hiburan, dan mereka menjalani kehidupan yang memprihatinkan.

10. Harimau Bengal

Di alam bebas, harimau Bengal dianggap manusia nggak punya predator alami. Seperti kucing besar lainnya, harimau Bengal biasanya berburu rusa atau mamalia herbivora lain. Tapi jangan dipikir harimau ini nggak berbahaya seperti manusia ya. Secara mengejutkan, di India tercatat sekitar 80 ribu orang tewas dalam setahun karena harimau ini pada akhir abad ke-19.

 Selain di alam liar, serangan harimau Bengal juga beberapa kali terjadi. Tercatat antara tahun 1998-2001, ada tujuh orang yang tewas karena harimau di kebun binatang pada salah satu wilayah di Amerika Serikat. Namun jumlah kematian yang disebabkan oleh manusia juga cukup banyak, mencapai 60 kematian per tahun.

11. Ular Beludak Bersisik Gergaji

Kalau membahas tentang hewan paling mematikan, rasanya nggak lepas tanpa membahas ular. Tapi kali ini bukan ular kobra, melainkan ular beludak bersisik gergaji yang bisa ditemukan di India. Di tempat asalnya, ular ini bertanggung jawab atas gigitan ular terbanyak yang membutuhkan perawatan medis serius.

Bisa yang dimiliki ular ini mengandung empat racun terpisah yang semuanya menyerang komponen vital tubuh korban, seperti sistem saraf dan jantung. Habitat ular ini biasanya berada di pedesaan, yang biasanya nggak punya fasilitas medis cukup memadai. Terlebih lagi biasanya gigitan ular terjadi pada malam hari. Hal ini semakin memperkecil peluang korbannya untuk selamat.

Saat racun ini masuk ke tubuh korban, korban bisa mengalami gagal ginjal, pendarahan di otak, hingga kematian. Serem juga ya efeknya. Di sisi lain, sekarang bisa ular ini juga dimanfaatkan dalam dunia medis.

12. Panda

Secara fisik, panda memang hewan menggemaskan. Tapi kamu perlu sangat berhati-hati dengan hewan ini ya, terlebih kalau itu panda liar. Saat merasa dirinya dalam bahaya, mereka nggak akan segan untuk mencakar hingga menggigit.

Panda dewasa biasanya bisa berukuran sekitar 6 kaki dengan berat mencapai 350 pon. Serangannya bisa menimbulkan luka yang sangat serius. Hewan sekelas macan tutul salju lebih baik menghindar dibandingkan harus menghadapi hewan imut ini.

Panda termasuk hewan paling mahal untuk dipelihara oleh kebun binatang. Harganya bahkan 2x lipat lebih mahal daripada gajah Afrika. Tapi karena jumlahnya tinggal sedikit, hewan ini sekarang berada di konservasi di negara asalnya. Tertarik untuk bertemu hewan ini?

13. Ular Sanca Batik

Ular sanca batik atau reticulated python bisa dibilang sebagai monster ular. Selain menjadi ular terpanjang di dunia, ular ini juga termasuk ular terberat ketiga. Meski badannya besar, mereka jago banget berenang lho. Biasanya mereka berenang untuk mencari mangsa. Dikabarkan hewan ini pernah memangsa manusia, jadi kamu harus hati-hati banget dengan ular ini ya.

14. Hiu Macan

Ukuran predator ini besar banget, bahkan bisa lebih dari 16 kaki, dan merupakan hiu terbesar kedua setelah hiu putih besar. Mereka bisa ditemukan di laut pasifik dan sedihnya, sering memakan sampah plastik yang ada di laut itu. Seperti serangan hiu lainnya, serangan hiu macan akan berakibat sangat fatal untuk manusia.

15. King Cobra

Siapa yang nggak mengenal hewan ini? Tubuhnya panjang, bisanya sangat kuat, dan ganas. Warna tubuhnya hitam pekat. Kamu harus sangat hati-hati saat dia mulai mendesis dan mengangkat kepalanya, karena saat itulah ular ini bersiap menyerang.

Kemampuan ular ini sebenarnya keren banget. Dia bisa berdiri setinggi enam kaki di atas tanah. Saat menyerang, ular ini bisa menyuntikkan hingga 1,5 sendok teh racun mematikan ke korban. Kematian karena bisa king cobra dapat mematikan, bahkan dalam waktu kurang dari 30 menit.

Makanan kegemaran ular ini adalah ular lainnya. Uniknya lagi, king cobra merupakan satu-satunya spesies ular yang membangun sarang. Karena bisanya yang mematikan itu, kamu harus sangat waspada kalau bertemu ular ini ya, sekalipun kamu bisa menjinakkan ular.

Nah itulah tadi 15 Hewan Paling Berbahaya dan Mematikan di Asia. Serem-serem juga yah meskipun tampangnya yang imut dan gemesin dibalik itu semua ada kengerian yang berbahaya.

Artikel ini telah tayang di oyimedia.com dengan judul 15 Hewan Mematikan di Asia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Posts

Burung-burung ‘Elang Api’ dengan Sengaja Bakar Hutan di Australia

Panasnya Suhu udara di Australia yang cukup ekstrem akhir-akhir ini memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru. Selain mengatasi masalah...

Tempat Terindah [Chapter 17: Sigiriya + Epilog]

Lensanya menangkap cahaya berpendar keunguan yang mengelilingi tubuhnya dalam lorong waktu, ketika itu ia dipertemukan kembali oleh puluhan jam dinding yang melayang-layang...

Babun yang Mati di Mulut Singa

Hari ini kita akan melihat singa yang berburu babun. Babun memangsa anak impala dan babun menculik anak singa. Wait Tunggu-tunggu, scene ini...

Tempat Terindah [Chapter 16: Cresent Lake]

Saat ini tidak seorangpun dapat Elvis percayai. Awal pertama ia menganggap sosok yang seolah mengikutinya ke berbagai destinasi waktu sebagai temannya, namun...

Negara-Negara Lebih Besar Dari Yang Kalian Kira

Persepsi kebanyakan orang terhadap luas negara yang sebenarnya di seluruh dunia ternyata salah, dan kebanyakan alasannya adalah karena kita terlalu sering melihat...

Mengapa Sungai Amazon Menciptakan Monster?

Ini adalah lembah Amazon, disini seperti penjara semua hewan paling berbahaya. Amazon telah menciptakan pembunuh dan monster selama lebih dari 60 Juta...

10 Penemuan Yang Bisa Menyelamatkan Bumi Kita

Saat Bernostalgia ke masa kecil, bagaimana mungkin kamu melupakan momen ketika ibumu selalu menasehatimu mengenai kebersihan rumah dan kamar? hal tersebut sebenarnya...

Penemuan LUAR BIASA Dalam Peradaban Mesir Kuno

Mesir kuno merupakan salah satu negara tersubur di Mediterania, Sebab itu mesir menjadi tempat peradaban pertama manusia.

Segala Hal Yang Dibuat Sang Pencipta Yang Tidak Kamu Ketahui

Ini hanya sebagian kecil tentang apa yang akan menunggumu dalam video ini, Segala hal yang dibuat Sang Pencipta yang mungkin belum pernah...

Bagaimana Para Ilmuwan Menciptakan Hewan?

Dunia sepertinya bisa terus berputar karena keberadaan ilmuwan dan penemuannya. Tanpa adanya mereka, umat manusia akan kehilangan banyak hal. Dan memang, kita...

Bagaimana jika kita dilahirkan di luar angkasa

Semenjak astronot pergi keluar angkasa 60 tahun yang lalu telah lebih dari 500 orang melucur ke atmosfer bumi. Mereka hidup dan bekerja...