10.2 C
New York
Kamis, September 9, 2021

Terbaru

Burung-burung ‘Elang Api’ dengan Sengaja Bakar Hutan di Australia

Panasnya Suhu udara di Australia yang cukup ekstrem akhir-akhir ini memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru. Selain mengatasi masalah...

Tempat Terindah [Chapter 17: Sigiriya + Epilog]

Lensanya menangkap cahaya berpendar keunguan yang mengelilingi tubuhnya dalam lorong waktu, ketika itu ia dipertemukan kembali oleh puluhan jam dinding yang melayang-layang...

Babun yang Mati di Mulut Singa

Hari ini kita akan melihat singa yang berburu babun. Babun memangsa anak impala dan babun menculik anak singa. Wait Tunggu-tunggu, scene ini...

Tempat Terindah [Chapter 16: Cresent Lake]

Saat ini tidak seorangpun dapat Elvis percayai. Awal pertama ia menganggap sosok yang seolah mengikutinya ke berbagai destinasi waktu sebagai temannya, namun...

Negara-Negara Lebih Besar Dari Yang Kalian Kira

Persepsi kebanyakan orang terhadap luas negara yang sebenarnya di seluruh dunia ternyata salah, dan kebanyakan alasannya adalah karena kita terlalu sering melihat...

Tempat Terindah [Chapter 15: Niagara Falls]

Kematian terburuk adalah kematian dalam teror yang paling menakutkan. Dalam ketidaktahuannya Elvis merasakan perasaan diawasi yang semakin kuat. Sesuatu mencoba untuk mencelakai...

15 Hewan Paling Berbahaya di Australia

Kamis, September 9, 2021

Seperti pada benua lainnya, benua Australia juga memiliki berbagai flora dan fauna yang beragam. Beberapa fauna yang terkenal di Australia, antara lain koala dan kangaroo. Namun kali ini kita nggak akan membahas hewan-hewan lucu itu, melainkan hewan yang palling berbahaya di Australia. Berikut ini daftarnya untukmu.

1. Phyton

Kamu pasti sudah mengenal ular raksasa ini. Di benua Australia hidup sebanyak 14 spesies phyton dan itu hampir setengah dari jumlah total spesies phyton di seluruh dunia. Jenis python yang paling umum ditemui di sini adalah python karpet. Kamu bahkan bisa dengan mudah menemukan ular itu di belakang rumahmu di Australia. Serem juga sih ya.

Panjang tubuh ular itu bisa mencapai 30 kaki atau 10 meter. Ketika memangsa, mereka akan melilit mangsanya kemudian menelan mangsa itu. Meski nggak punya bisa, kamu harus tetap hati-hati dengan ular ini ya. Pelukannya tentu bukan pelukan yang menghangatkan.

2. Hiu Putih Besar

Mau di manapun tempatnya, hiu tetap menjadi hewan yang berbahaya. Hiu putih besar yang ada di benua ini tercatat sering menyerang manusia. Misalnya,  peselancar dan nelayan Australia sudah diserang lebih dari 900 kali, dan mengakibatkan lebih dari 200 kematian.

Hiu putih besar mengerikan banget lho, beratnya hampir setara dengan dengan dua suv dan punya 300 gigi setajam silet dalam tujuh baris. Sebenarnya hiu nggak suka daging manusia, tapi lebih suka daging singa laut, anjing laut, paus kecil atau lumba-lumba. Saat menyerang manusia, sebenarnya hiu putih besar mau coba-coba aja. Jadi kalau kamu menyelam atau berenang di perairan Australia, kamu harus hati-hati banget ya.

3. Buaya Air Asin

Di perairan Australia, buaya air asin merupakan salah satu predator yang perkasa. Mereka dapat tumbuh hingga sepanjang 7 meter. Buaya ini  terkenal karena gerakan khusus mereka yang disebut death roll. Serangan spektakuler itu dilakukan ketika buaya bergulat dengan hewan mangsa yang besar, seperti kerbau.

Cara buaya memangsa bisa dibilang kejam sih. Buaya akan mengambil leher hewan itu, menggulungnya di dalam air sambil menenggelamkannya. Tekanan yang dihasilkan rahangnya bisa mencapai lima ribu pon per inci persegi.

Kemampuan renangnya juga luar biasa lho. Mereka bisa berenang sejauh 600 mil atau 950 kilometer sekaligus melahap mangsanya. Secara statistik, serangan buaya 100x lebih mematikan dari serangan hiu. Setengah dari serangan buaya berakhir dalam kematian. Mengerikan banget kan.

4. Ubur-ubur Kotak

Ada sekitar 50 spesies ubur-ubur kotak yang hidup di perairan Australia, dan hanya sedikit yang memiliki racun mematikan untuk manusia. Tampilannya seperti ubur-ubur lain yang hampir transparan sehingga sulit untuk dilihat di dalam air. Ukurannya nggak besar, hanya sekitar 7 inci atau 22 cm.

Racun dari ubur-ubur ini akan dilepaskan ketika menyengat. Racunnya menyerang sistem saraf dan jantung dari korban. Nggak main-main lho, udah ada lebih dari 60 orang meninggal karena serangan ubur-ubur kotak dalam sekitar 100 tahun terakhir.

Sebagai efek pemanasan global, ada lebih banyak ubur-ubur yang menuju lebih dekat ke pantai. Dengan 15 tentakel yang dapat tumbuh hingga 3 kaki atau 9 meter dan berisi 5.000 sel penyengat, tentu kamu harus sangat hati-hati. Satu-satunya predator hewan ini adalah penyu, karena penyu memiliki kulit cukup tebal untuk selamat dari sengatan ubur-ubur ini.

5. Ular Taipan Pedalaman

Nggak salah kalau ular taipan pedalaman dimasukkan ke daftar hewan paling berbahaya, karena bisa ular ini memang yang terkuat di dunia. Bisa dari satu gigitannya saja cukup untuk menjatuhkan 100 pria dewasa. Luar biasa kan?

Tanpa zat anti-bisa, kematian bisa terjadi hanya dalam beberapa menit setelah gigitan. Ular sepanjang 7 kaki atau 2 meter ini memiliki gerak yang gesit, dan seperti ular lainnya, mereka juga memilih menghindari manusia. Jadi kalau  bertemu, lebih baik sama-sama menjauh ya.

Habitat ular ini biasanya berada di daerah gurun timur benua Australia. Menu favorit ular taipan pedalaman adalah tikus. FYI, dalam sekali gigit, bisanya cukup untuk membunuh puluhan ribu tikus.

6. Ular Macan

Hewan Paling Berbahaya di Australia selanjutnya hewan melata, hampir semua orang Australia pernah mendengar tentang ular macan. Meski nggak punya bisa sekuat taipan pedalaman, tapi ular ini tetap berbahaya lho. Bisanya cukup untuk melumpuhkan beberapa bayi manusia dalam sekali gigit.

Karakternya terbilang agresif. Saat akan menyerang, ular ini memberi tanda dengan mengangkat lehernya, seperti kobra. Mereka juga memiliki kemampuan memanjat pohon dan berenang yang sangat baik. Disebut ular macan karena memiliki garis-garis kuning dan hitam di sepanjang tubuhnya.

Untuk mencari mangsa, mereka biasanya bersembunyi di laguna anak sungai. Makanan favoritnya adalah katak kecil dan hewan kecil lain. Tapi ular ini juga bisa memangsa mamalia, bahkan melakukan aksi kanibalisme. Serem.

7. Gurita Cincin Biru

Gurita cincin biru sebenarnya berukuran kecil dan berwarna-warni. Namun di balik badannya yang mungil itu mereka memiliki racun yang cukup untuk membunuh 26 orang dalam sekali gigit. Gurita ini bisa dibilang sejenis pembunuh siluman. Selain karena badannya kecil dan tersamarkan di laut, gigitannya nggak menimbulkan rasa sakit. Ini bisa membuat korban terlambat mendapat pertolongan.

 Gurita ini memiliki karakter cukup agresif. Saat kamu terkena bisanya, racun dari bisa itu akan menyerang otot secara perlahan. Terlebih lagi, saat ini belum ada penawar dari bisa gurita cincin biru. Serangan gurita ini ke manusia memang jarang terjadi, tapi lebih baik nggak mengganggu mereka deh.

8. Laba-Laba Punggung Merah

 Laba-laba punggung merah betina berukuran dua kali lebih besar dari yang jantan dan lebih sensitif. Laba-laba ini dipenuhi dengan racun neurotoksik yang mematikan untuk melumpuhkan mangsa. Makanan favoritnya seperti kebanyakan laba-laba lain kok, yakni serangga.

Saat ada serangga kecil terbang di sekitar jaringnya, hewan itu akan ke disemprot dengan sejenis lem super laba-laba kemudian diikat dengan sutranya. Proses itu dilakukan berulang kali sambil menggigit kepala dan anggota tubuh korbannya dengan racun yang sangat kompleks dan kuat. Saat sudah mati, laba-laba akan menghisap bagian dalam tubuh mangsanya untuk sarapan. Walaupun laba-laba ini nggak akan memangsa kamu, tapi harus tetap hati-hati ya.

9. Laba-Laba Funnel Web

Jaring laba-laba yang dihasilkan oleh laba-laba ini berukuran sekitar 2 inci atau 5 cm. Bentuk taring yang dimiliki seperti kebanyakan laba-laba lain, yakni mengarah ke bawah. Walaupun taringnya nggak sebesar taring kucing, tapi taring itu cukup tajam dan kuat lho. Bahkan taringnya mampu menggigit sepatu atau kuku tangan manusia.

Saat menggigit, laba-laba akan sekaligus menghasilkan jaring dan juga racun. Biasanya laba-laba ini membangun rumahnya di bawah batu atau di timbunan barang-barang bekas. Jadi kalau di rumahmu banyak tersimpan timbunan barang, mungkin saja laba-laba ini membangun sarang di situ.

10. Siput Kerucut

Siput kerucut cukup berbeda dengan siput yang biasa kamu temui. Siput ini memiliki habitat di lautan, atau sekitar pantai. Warna kulitnya coklat dan krim dan terlihat seperti celana era 1970-an. Tampaknya hewan ini memang jinak, sehingga kamu mungkin tertarik mengambilnya saat bertemu.  Tapi sebaiknya jangan coba-coba melakukan itu deh.

Siput kerucut memiliki belalai berbentuk jarum tajam yang dapat dikeluarkan saat merasa terancam. Jarum itu cukup untuk menembus sarung tangan menyelam dan memiliki pukulan ganda. Pertama, di dalam jarum itu ada racun yang cukup kuat untuk melumpuhkan 10 orang. Kedua, di dalamnya juga ada semacam kandungan penghilang rasa sakit yang membuatmu nggak sadar keberadaan racun itu.

Beberapa jam setelah kejadian, biasanya baru terasa kesemutan dan mati rasa. Itu merupakan gejala awal racun menguasai tubuh. Dari data yang tercatat, setidaknya ada 30 kematian dikaitkan dengan siput kerucut. FYI, penghilang rasa sakit yang dilepaskan oleh siput ini 10.000 kali lebih efektif daripada morfin.

11. Platipus

Platipus memiliki keunikan dibanding makhluk hidup lain. Mereka tergolong mamalia, namun mereka berkembang biak dengan cara bertelur. Hewan ini mencai makan pada malam hari dan biasanya memangsa hewan lain yang hidup di air. Mereka punya kemampuan untuk mendeteksi medan listrik yang masuk ke air lho. Artinya, mereka bisa berburu tanpa melihat, mendengar, atau mencium.

Dulu ukuran platypus cukup besar, sekitar 3 kaki atau 1,5 meter. Namun evolusi membuat ukurannya mengecil hingga setengah ukuran itu. Susu yang dihasilkan oleh induk platypus disalurkan ke anaknya bukan melalui puting, melainkan melalui semacam saluran di bulu di atasnya.

Kamu perlu berhati-hati dengan hewan ini ya, terutama untuk platipus jantan. Mereka dibekali ‘senjata’ di pergelangan kaki yang mengandung racun. Racun itu menjadi aktif selama musim kawin, fungsi utamanya untuk mengalahkan pesaing. Memang sihracunnya nggak fatal untuk manusia, tapi efeknya cukup menyakitkan.

12. Iblis Tasmania

Nama yang terdengar seram ya. Ukuran hewan yang disebut iblis tasmanian ini sebenarnya nggak besar, tapi saat bersemangat mereka akan membuat suara geraman aneh. Kamu mungkin berminat menirunya?

Porsi makan hewan ini lumayan besar. Ketika benar-benar lapar, mereka bisa makan hingga 40% dari berat badan mereka dalam sehari. Mereka merupakan pemakan daging yang hebat lho dan masih satu kerabat dengan harimau Tasmania yang sayangnya sudah punah. Dibandingkan memakan daging segar, iblis Tasmanian lebih menyukai bangkai.

Dibandingkan dengan hewan lain yang seukuran, hewan ini memiliki gigitan yang terkuat yang membantu mereka untuk menghancurkan dan memakan tulang. Fosil hewan ini hanya ditemukan di Pulau Tasmania, Australia. Berdasarkan catatan, hewan ini hidup di daratan Australia hingga 400 tahun yang lalu. Meski bukan ancaman untuk manusia, tapi kamu tetap harus hati-hati dengan gigitannya.

13. Elang berekor baji

Nggak berlebihan kalau mengatakan elang berekor baji sebagai salah satu predator langit terbesar di Australia. Lebar bentangan sayapnya aja bisa mencapai hampir 10 kaki atau 2,75 meter. Elang ini sebenarnya suka daging ayam, tapi kalau persediaan makanan terbatas, mereka bisa melakukan kanibalisme.

Sarang yang dibangun oleh elang ini sangat besar, kira-krira berukuran 12 x 6 kaki atau sekitar 4 x 2 meter. Elang ini cukup agresif untuk mempertahankan sarang dari burung lain. Mereka menggunakan cakar dan paruh mereka yang kuat untuk mengoyak mangsa. Ada yang mengatakan kalau elang ini bisa mengambil bayi manusia, tapi nggak ada bukti terkait itu. Walau begitu, lebih baik hindari mereka deh.

14. Kodok tebu

Kodok ini sebenarnya berasal dari Amerika Selatan dan diperkenalkan ke Australia pada tahun 1935. Sejak saat itu, mereka menyebar ke seluruh negeri dengan kecepatan yang mengejutkan dibandingkan dengan di habitat alaminya. Sebenarnya kodok ini dimanfaatkan untuk mengendalikan populasi kumbang tebu, tetapi kurang berhasil.

Kodok tebu punya racun yang berbahaya lho untuk manusia. Bahkan kulit telurnya aja bisa mengeluarkan racun mematikan yang menyebabkan kelumpuhan detak jantung yang tidak terkendali dan kematian. Ngeri juga ya.

15. Dingo

Pada tahun 1980, ada seorang ibu muda yang mengatakan kalau dingo memakan bayinya. Setelah proses pengadilan, dia bersama suaminya sempat divonis membunuh anak itu. Tapi keputusan pengadilan berubah dan memutuskan dingo yang memakan bayi itu. Dari situlah reputasi dingo sebagai pembunuh bayi menjadi kuat.

Padahal meski termasuk pemangsa, dingo bukanlah ancaman yang berbahaya untuk manusia. Namun memang hewan ini terbilang sering memburu hewan ternak, seperti domba yang membuat peternak menjadi pusing.

Dari 15 hewan paling berbahaya di australia tadi, mana nih menurutmu yang paling berbahaya?

Artikel ini telah tayang di oyimedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Posts

Burung-burung ‘Elang Api’ dengan Sengaja Bakar Hutan di Australia

Panasnya Suhu udara di Australia yang cukup ekstrem akhir-akhir ini memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru. Selain mengatasi masalah...

Tempat Terindah [Chapter 17: Sigiriya + Epilog]

Lensanya menangkap cahaya berpendar keunguan yang mengelilingi tubuhnya dalam lorong waktu, ketika itu ia dipertemukan kembali oleh puluhan jam dinding yang melayang-layang...

Babun yang Mati di Mulut Singa

Hari ini kita akan melihat singa yang berburu babun. Babun memangsa anak impala dan babun menculik anak singa. Wait Tunggu-tunggu, scene ini...

Tempat Terindah [Chapter 16: Cresent Lake]

Saat ini tidak seorangpun dapat Elvis percayai. Awal pertama ia menganggap sosok yang seolah mengikutinya ke berbagai destinasi waktu sebagai temannya, namun...

Negara-Negara Lebih Besar Dari Yang Kalian Kira

Persepsi kebanyakan orang terhadap luas negara yang sebenarnya di seluruh dunia ternyata salah, dan kebanyakan alasannya adalah karena kita terlalu sering melihat...

Mengapa Sungai Amazon Menciptakan Monster?

Ini adalah lembah Amazon, disini seperti penjara semua hewan paling berbahaya. Amazon telah menciptakan pembunuh dan monster selama lebih dari 60 Juta...

10 Penemuan Yang Bisa Menyelamatkan Bumi Kita

Saat Bernostalgia ke masa kecil, bagaimana mungkin kamu melupakan momen ketika ibumu selalu menasehatimu mengenai kebersihan rumah dan kamar? hal tersebut sebenarnya...

Penemuan LUAR BIASA Dalam Peradaban Mesir Kuno

Mesir kuno merupakan salah satu negara tersubur di Mediterania, Sebab itu mesir menjadi tempat peradaban pertama manusia.

Segala Hal Yang Dibuat Sang Pencipta Yang Tidak Kamu Ketahui

Ini hanya sebagian kecil tentang apa yang akan menunggumu dalam video ini, Segala hal yang dibuat Sang Pencipta yang mungkin belum pernah...

Bagaimana Para Ilmuwan Menciptakan Hewan?

Dunia sepertinya bisa terus berputar karena keberadaan ilmuwan dan penemuannya. Tanpa adanya mereka, umat manusia akan kehilangan banyak hal. Dan memang, kita...

Bagaimana jika kita dilahirkan di luar angkasa

Semenjak astronot pergi keluar angkasa 60 tahun yang lalu telah lebih dari 500 orang melucur ke atmosfer bumi. Mereka hidup dan bekerja...